Tampilkan postingan dengan label Syair ilslam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Syair ilslam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Agustus 2011

AL-AZHIIM ( YANG MAHA AGUNG )


Dirangkai oleh : Musni Japrie

Allah Yang Mahaagung
Milik-Nya semua sifat dan makna yang mengharuskan keagungan-Nya
Tidak ada yang bisa memuji-Nya sebagaimana mestinya
Tidak ada yang mampu menghabiskan pujian kepada-Nya
Dia memuji diri-Nya melebihi segala pujian dari hamba-Nya
Dia bersifat dengan segala sifat kesempurnaan
Milik-Nya kesempurnaan yang paling sempurna
Tidak ada seorang makhluk pun yang berhak dibesarkan
Sebagaimana Dia dibesarkan
Hak Dia untuk dibesarkan semua hamba
Setiap hamba bersungguh-sungguh mengenal-Nya
Mencintai-Nya dan menghinakan diri dihadapan-Nya
Setiap hamba bersifat lemah dihadapan- Nya
Tunduk bagi kebesaran-Nya dan takut kepada-Nya
Dengan lisan memuji-Nya
Bersyukur dengan anggota tubuh dan beribadah kepada-Nya
Dia ditakuti karena kebesaran-Nya dengan sebenar-benar takwa
Dia ditaati, tidak didurhakai
Diingat dan tidak dilupakan
Disyukuri tidak dikufuri
Meninggalkan yang diharamkan-Nya
Mengamalkan yang disyari’atkan-Nya
( Sumber: Kitab syarah Asma’ul Husna oleh Dr.Sa’id bin ‘Ali bin Wahf al-Qahthani )

Samarinda, Minggu ke III Ramadhan 1432 H

Kamis, 18 Agustus 2011

" WAHAI DIRI "



By : Musni Japrie

Celakah engkau wahai diri
Bila engkau tidak sadar bahwa rembang petang semakin mendekat
Temaram senja akan menjelang
Sisa hari-hari mu semakin sedikit
Engkau masih asyik dengan senda gurau dan gelak tawa
Bermain dalam panggung sandiwara dunia yang gemerlapan
Melalaikan engkau dari perjalanan panjang dalam keabadian

Celakalah engkau wahai diri
Engkau abaikan tanda-tanda zaman
Rambut hitam legam telah memutih
Ketampanan dan kecantikan memudar
Kulit-kulit tubuh kering mengeriput
Utusan akan datang menjemput
Tidakkah kau bercermin banyak sudah yang diusung ke liang lahat

Celaka engkau wahai diri
Bila engkau tidak segera merubah arah kemudi
Jurang dalam di depanmu menanti
Bila air matamu tidak menetes untuk penyesalan
Kelak engkau akan menangis berkepanjangan
Tak akan kuat tubuhmu kelak menanggung siksa
Jangan kau turutkan ajakan hawa nafsu
Mendapatkan nikmat sesaat
Namun penyesalan tak henti berkepanjangan

Wahai diri……
Bersegeralah membasuh dirimu dengan air taubat
Bersungkurlah dihadapan Khalikmu
Sesungguhnya hanya taubat yang menyelamatkanmu
Rabb yang pengampun menerima taubat setiap insan
Sebelum ajal menjemput

Jln.Jakarta BB-12, minggu ke III Ramadhan 143
2

Selasa, 16 Agustus 2011

" M U Q A D D I M A H '



Segala puji bagi-Mu, Tuhanku
Seluruh sanjungan hanya layak aku tujukan kepada-Mu, wahai Yang Maha Mulia
Segenap penghargaan, sampai kapan pun, hanya pantas aku sematkan kepada-Mu Wahai Yang Maha agung
Cinta sejati dan murni aku labuhkan kepada-Mu, wahai Yang Maha Lembut
Shalat dan ibadahku yang lainnya hanya aku persembahkan kepada-Mu
Bahkan, hidup dan matiku pun aku serahkan kepada-Mu, wahai yang Maha Hidup dan maha Berdiri Sendiri
Zikir,doa dan syukur ku panjatkan kepada-Mu, wahai Yang Maha Mulia lagi Maha Pemurah
Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Engkau, dan aku bersaksi bahwa Muhammad shalalahua’laihi wa sallam adalah hamba yang menjadi Rasul-Mu
Aku bersaksi bahwa Engkau adalah Tuhan Yang Maha Satu dalam Zat-Mu, nama-nama-Mu, sifat-sifat-Mu dan
Tindakan-tindakan –Mu
Tiada Tuhan selain Engkau
Aku pun bersaksi Engkaulah yang berhak disembah, wajib dita’ati, layak diingat dan disyukuri, pantas dipatuhi,
Dicintai, diagungkan, disucikan, dipintai dan dijadikan tujuan.
Maha Suci Engkau dari segala macam sekutu, teman, saingan dan penyerupaan
Engkau Maha Esa, tempat melabuhkan permintaan
Tidak beranak dan tidak diperanakkan
Serta tidak ada sesuatupun yang setara dengan-Mu